All About Computer

Semua Tentang Komputer

  • RSS
  • Instagram
  • Facebook
  • Twitter

Popular Posts

Tips Memilih VGA
Metal Gear Rising Revenge
Kojima Ingin Rilis MGS V: Phantom Pain Untuk PC!

About Me

Popular Posts

Thumbnail Recent Post

Category List

Labels

Tips Memilih VGA

Punya budget tapi bingung mau beli VGA apa dan seri yang mana? ini sedikit tips dari saya...

Sekilas Tips Mengenai Processor

Sekilas mengenai prosessor AMD maupun Intel dan sedikit tips dari saya, Mana yg terbaik? Kita lihat saja...

Tips Memilih Casing

Sedikit pengetahuan dan tips untuk membeli casing...

Macam - Macam Pendingin Prosessor

Sedikit pengetahuan tentang macam - macam pendingin prosessor...

Istilah - Istilah dalam Dunia PSU

Sedikit pengetahuan dan istilah istilah dalam dunia Power Supplay (PSU)...

Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Watch Dogs release date jagatplay (40)
Kontroversi memang tengah mengitari salah satu game yang sangat diantisipasi dari Ubisoft saat ini – Watch Dogs. Setelah sempat mengalami penundaan tanpa alasan yang terhitung jelas, “kelahiran kembali” Watch Dogs lewat trailer terbaru yang dirilis beberapa waktu yang lalu ternyata justru menghasilkan gelombang reaksi negatif, sesuatu yang tidak diperkirakan oleh Ubisoft sebelumnya. Perbedaan kualitas grafis yang cukup signifikan dengan trailer pengenalan perdana di E3 2012 yang silam mengundang segudang pertanyaan. Ubisoft sendiri sudah menegaskan bahwa Watch Dogs tidak akan banyak berbeda dengan apa yang selama ini diantisipasi gamer. Yang dibutuhkan saat ini, hanyalah memastikan platform Anda mampu menjalankannya.

Permasalahan tentu saja mengitari sebagian besar gamer PC saat ini, apalagi mengingat besar kemungkinan perbedaan kualitas visual antara PC dan konsol next-gen yang akan terlampau cukup jauh. Satu-satunya cara untuk menikmati Watch Dogs secara optimal adalah dengan memastikan PC Anda dapat menjalankannya, setidaknya di level minimum. Sang creative director Jonathan Morin mengungkapkan spesifikasi minimum untuk menjalankan Watch Dogs yang sebenarnya, tidak banyak berbeda dengan spesifikasi yang dirilis tahun lalu. Bedanya? Mereka akhirnya menentukan berapa banyak ruang data yang harus Anda siapkan untuk menikmati game ini.

Ubisoft akhirnya memastikan kebutuhan storage untuk Watch Dogs yang akan berkisar di angka 25 GB.
Ubisoft akhirnya memastikan kebutuhan storage untuk Watch Dogs yang akan berkisar di angka 25 GB.
Watch Dogs versi PC akhirnya dipastikan akan memakan sekitar 25 GB dari kapasitas storage Anda. Sementara kebutuhan minimum yang lain tidak banyak berbeda:

Processor: IntelCore 2 Quad Q8400 2.66Ghz or AMDPhenom II X4 940 3.0Ghz
Memory: 6GB RAM
Video card: 1024 VRAM DirectX 11 Shader 5.0
Sound Card: DirectX9

Watch Dogs akan dirilis pada 27 Mei 2014 mendatang, untuk PC, Playstation 4, Playstation 3, Xbox One, dan Xbox 360.

Sumber : Jagatplay.com

Titanfall JagatPlay (145)
Apa yang Anda harapkan ketika mendengar game yang tengah Anda antisipasi saat ini ternyata membutuhkan storage yang sangat besar? Sebagian besar dari kita tentu saja akan mengambil sikap sangat memaklumi dan berharap bahwa kebutuhan akan kapasitas sebesar itu akan terbayarkan dengan kualitas gameplay yang ada. Karena seperti kebiasaan pada umumnya, kebutuhan seperti ini biasanya berisikan file-file tekstur dan efek yang tentu saja – relevan dengan peralihan generasi industri game saat ini. Namun hal ini ternyata tidak terjadi di Titanfall versi PC. Hampir 70% dari total kebutuhan data 50 GB yang ia usung ternyata berisi file audio saja. Apa yang sebenarnya terjadi? Respawn akhirnya memberikan sedikit gambaran.

Dalam wawancaranya dengan Eurogamer, kepala engineer Respawn – Richard Baker mengakui bahwa Titanfall versi PC memang menyuntikkan sekitar 35 GB file audio di dalamnya. Namun di saat yang sama, ia juga mengungkapkan justifikasi dari kebijakan yang mereka ambil ini. Baker menegaskan bahwa 35 GB file audio yang tidak mengalami kompresi ini semata-mata untuk membantu gamer PC dengan spesifikasi lebih rendah untuk dapat menikmati Titanfall dengan lebih optimal.

Respawn menjelaskan bahwa keputusan menyuntikkan 35 GB file audio ke Titanfall versi PC semata-mata untuk membantu gamer dengan spesifikasi yang rendah. File audio yang tidak dikompress berarti menihilkan kebutuhan CPU untuk melakukan proses decompress, yang membuatnya bisa lebih difokuskan untuk "menjalankan" Titanfall.
Respawn menjelaskan bahwa keputusan menyuntikkan 35 GB file audio ke Titanfall versi PC semata-mata untuk membantu gamer dengan spesifikasi yang rendah. File audio yang tidak dikompress berarti menihilkan kebutuhan CPU untuk melakukan proses decompress, yang membuatnya bisa lebih difokuskan untuk “menjalankan” Titanfall.
Dengan menyuntikkan file mentah audio seperti ini, CPU tidak akan dibebani dengan pekerjaan melakukan decompress file audio yang menurut Baker, bisa saja memakan satu core sendiri. Dengan logika CPU hanya bertugas menangani game, Titanfall akan berjalan lebih lancar di PC yang lebih lambat. Hal ini memang terbukti dengan kebutuhan spesifikasi minimal yang memang tidak seberat game-game dengan identitas “next-gen” yang lain.

Apakah ini termasuk alasan yang valid untuk “membenarkan” aksi 35 GB untuk file audio ini? Sayangnya bagi kami, yang sudah mencicipi Titanfall sendiri, tetap tidak bisa masuk dalam logika. Mengapa? Karena jika Respawn berangkat dari pertimbangan ini, mereka sebenarnya bisa menyiasati kebutuhan audio ini dengan memberikan opsi hanya meng-install bahasa yang Anda mengerti tanpa perlu memaksakan instalasi bahasa yang lain. Ini tentu akan membantu gamer menghemat jauh lebih banyak storage bagi gamer PC. Mereka seolah lupa bahwa ada gamer PC di luar sana yang juga harus berjuang dengan terbatasnya ruang data mereka.


Optimize it more, Respawn, please!

Sumber : Jagatplay.com

Watch Dogs release date jagatplay (46)
Dari trailer gameplay yang telah dirilis, Watch Dogs memang berpotensi menghadirkan pengalaman gaming yang menarik. Konsep open-world dan kemampuan dari sang karakter utama untuk meretas sebuah program membuat Watch Dogs terlihat menawan.

Lalu, bagaimana dengan mode multiplayer-nya? Watch Dogs dipastikan bisa menampung hingga 8 player. Tak banyak memang, namun ke-8 gamer tersebut bisa menjelajahi kota secara bebas dengan tetap mengusung gaya open world!

Dalam sebuah sesi tanya jawab di Twitch.tv Ubisoft tak lupa memberi penjelasan seperti apa Watch Dogs bila dimainkan secara online. Menurut Danny Belanger dari Ubisoft, gamer bisa langsung masuk dan bergabung dengan gamer lainnya yang sedang bermain.

atch Dogs dipastikan bisa menampung hingga 8 player. Tak banyak memang, namun ke-8 gamer tersebut bisa menjelajahi kota secara bebas dengan tetap mengusung gaya open world!
Watch Dogs dipastikan bisa menampung hingga 8 player. Tak banyak memang, namun ke-8 gamer tersebut bisa menjelajahi kota secara bebas dengan tetap mengusung gaya open world!

Meski begitu, jika gamer tak ingin keseruannya terusik karena banyaknya player lain yang tiba-tiba masuk ke game-nya, fitur online ini bisa dinonaktifkan. Belanger menambahkan, multiplayer Watch Dogs bukanlah tentang menjadi agresif dan menyerang sesama gamer, namun lebih berfokus pada gaya ‘petak umpet’ dimana sesorang bisa meretas dan diretas.


Tak banyak memang yang bisa digali dari mode multiplayer game ini. Sekedar mengingatkan, Watch Dogs rencananya meluncur pada 27 Mei 2014 mendatang untuk PC, PS4, PS3, Xbox One, dan Xbox 360. Semakin dekat ke tanggal yang ditentukan, pastinya semakin banyak pula informasi yang akan terungkap. Kita tunggu saja!

Sumber : Jagatplay.com

Baru-baru ini terdengar kabar terbaru mengenai pengembangan teknologi jaringan telekomunikasi 5G di Inggris. Bahkan, kabar mengenai pengembangan jaringan  telekomunikasi 5G ini langsung diutarakan oleh perdana mentri Inggris, David Cameron, yang mengatakan bahwa saat ini pihak Inggris sudah menandatangani kesepekatan kerja sama dengan Jerman untuk mengembangkan jaringan telekomunikasi 5G di Inggris.



Mengenai kecepatan transfer data melalui jaringan telkomunikasi 5G yang dikembangkan, David Cameron mengatakan bahwa kecepatan jaringan 5G ini mampu men-download file berukuran 800MB dalam kurun waktu 1 (satu) detik. Dengan kata lain, para pengguna jaringan 5G di Inggris sudah dapat menikmati film berkualitas SD ( Standart Definition ) dalam waktu yang relatif sangat cepat.

Salah satu alasan terbesar bagi pihak Inggris dalam mengimplementasikan teknologi jaringan 5G ini, merupakan pandangan dari Sang perdana mentri Inggris tersebut yang menganggap “World On Fast forward” (Dunia ini terus maju dengan pesat) dan percaya bahwa Inggris akan ketinggalan dalam perkembangan teknologi bila tidak memiliki jaringan internet yang super cepat dalam waktu dekat.


Selain itu proyek pengembangan jaringan komunikasi 5G antara Inggris dan Jerman, telah menghabiskan dana proyek mencapai 73 juta Euro atau sekitar US$ 122 juta.  Menurut sumber kami sadur dari Tweaktown, jaringan 5G ini akan diresmikan melalui acara pameran akbar CeBIT 2014 di Hanover, Jerman.

Titanfall Beta - JagatPlay (53)
Sesuatu yang rasional sebenarnya untuk melihat kebutuhan spesifikasi game-game multiplatform yang dirilis di PC semakin berat dari masa ke masa, apalagi ketika industri game mulai beralih generasi. Dengan kualitas engine baru yang tentu saja memuat lebih banyak data texture, physics, dan AI, PC yang lebih kuat mulai tumbuh menjadi sesuatu yang esensial, terutama di bagian storage. Walaupun demikian, ada beberapa kebutuhan spesifikasi yang mengundang cukup banyak tanda tanya, termasuk dari game multiplayer online yang sangat diantisipasi – Titanfall.

Bagaimana tidak? Respawn mengumumkan bahwa Titanfall versi PC akan membutuhkan storage sekitar 50 GB, jumlah yang terhitung luar biasa jika dibandingkan dengan game-game rilis PC selama beberapa bulan terakhir ini. Parahnya lagi, Respawn tidak pernah menjelaskan mengapa kebutuhan Titanfall bisa sebegitu besar, padahal secara logika, ia tidak membutuhkan hal tersebut. Dibangun dengan engine lawas – Source yang terkenal ringan terlepas dari modifikasi yang dilakukan, Titanfall tidak mengusung mode single player sama sekali. Dengan puluhan map yang tidak terhitung luas dan beberapa mode, bahkan game multiplayer lebih besar sekelas Battlefield 4, DayZ, atau Planetside 2 tidak membutuhkan space sebesar itu.

35 GB hanya untuk file audio? Gila!
35 GB hanya untuk file audio? Gila!

Dengan rilis yang tinggal menghitung hari, beberapa gamer yang sudah mendapatkan kopi resmi Titanfall mereka akhirnya berbagi sedikit informasi di situs komunitas dan forum-forum dunia maya. Lewat data yang diunduh via Origin, diketahui bahwa sebagian besar dari kebutuhan 50 GB tersebut ternyata tidak berasal dari gameplay. Percaya atau tidak, disinyalir bahwa sekitar 35 GB atau hampir 70% darinya berisi file audio. Respawn dipercaya menyuntikkan file-file audio yang tidak dikompres dari semua bahasa yang tersedia - English, French, German, Italian, Japanese, Korean, Polish, Portuguese, Russian, Spanish dan Traditional Chinese. Tidak ada kesempatan untuk memilih untuk hanya menggunakan bahasa yang Anda mengerti.


Respawn sendiri masih belum memberikan komentar resmi terkait klaim yang menyebar kian kencang di dunia maya ini. Sebagai salah satu gamer PC dengan daya tampung data yang semakin menipis, kami berharap Respawn bisa mengatasi “masalah” yang satu ini, setidaknya dengan memberikan opsi untuk hanya memilih bahasa yang ingin digunakan untuk meminimalisir kebutuhan storage yang ada. What a waste of storage..

Sumber : Jagatplay.com/


CALIFORNIA - Game Watch Dogs dijadwalkan rilis pada 27 Mei 2014. Informasi yang beredar mengungkapkan, ada perbedaan resolusi pada game yang dapat dimainkan di PS4 dan Xbox One ini.

Dilansir Product-reviews, Jumat (7/3/2014), Watch Dogs di PS4 kabarnya akan tampil dengan konten ekslusif dari Ubisoft serta resolusi 1080p. Sedangkan di Xbox One, game ini dapat dimainkan dengan resolusi 960p.

Kedua konsol generasi baru ini bisa menjalankan game aksi petualangan tersebut dengan kualitas 30FPS (frame per detik), bukan 60FPS. Game yang dikembangkan Ubisoft Montreal ini juga hadir di Microsoft Windows.

Gameplay Watch Dogs agak mirip dengan video game terpopuler saat ini, GTA V. Namun bedanya, tokoh utama bernama Aiden Pearce ini adalah seorang hacker yang mampu menyabotase seluruh perangkat elektronik yang ada di kota dalam permainan.

Tokoh utama dalam permainan juga dapat menggunakan senjata api untuk melumpuhkan lawan. Watch Dogs merupakan salah satu game yang paling dinantikan di 2014, yang tampil dengan grafis terbaik menyerupai dunia nyata.


phantom pain


Ini tentu menjadi berita yang sangat membahagiakan. Setelah cukup lama terperangkap dalam konsep konsol sebagai satu-satunya platform gaming yang menguntungkan, banyak developer asal Jepang yang mulai menyadari besarnya potensi keuntungan yang bisa ditawarkan PC sebagai sebuah platform. Pasar yang terhitung “asing” ini mulai dilirik dan secara konsisten mendapatkan dukungan. Sebagai bukti? Ia menjadi platform strategis untuk Sega saat ini dan juga terus mendapatkan game port yang dahulu hanya dirilis untuk konsol. Tren ini juga semakin positif, setelah Kitase dari Square Enix mengemukakan ketertarikannya untuk merilis Final Fantasy baru untuk PC. Pikiran sama yang ternyata juga tengah menyelimuti pikiran sang jenius – Hideo Kojima.
Apakah Anda termasuk gamer PC yang sangat menginginkan kehadiran seri terbaru Metal Gear Solid di platform Anda? Percaya atau tidak, ambisi tersebut ternyata bisa saja terpenuhi. Dalam wawancara terbarunya, Hideo Kojima menegaskan bahwa besar kemungkinan Metal Gear Solid V: Phantom Pain akan dirilis juga untuk PC. Sesuatu yang sangat ingin dipenuhi oleh Kojima sendiri. Walaupun demikian, ia juga mengaku bahwa prioritasnya saat ini memang masih condong untuk menyelesaikan versi konsolnya.
Kojima secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk merilis MGS V: Phantom Pain untuk PC. Walaupun demikian, ia juga menegaskan bahwa prioritas utama saat ini masih menyelesaikan Phantom Pain versi konsol terlebih dahulu.

Kojima secara terbuka mengungkapkan keinginannya untuk merilis MGS V: Phantom Pain untuk PC. Walaupun demikian, ia juga menegaskan bahwa prioritas utama saat ini masih menyelesaikan Phantom Pain versi konsol terlebih dahulu.
Dengan pernyataan seperti ini, sangat besar kemungkinan bahwa Metal Gear Solid V: Phantom Pain juga akan dirilis untuk PC setelah versi konsolnya meluncur ke pasaran terlebih dahulu. Sayangnya, Kojima sendiri belum memberikan kepastian rilis untuk MGS V: Phantom Pain ini, walaupun beberapa spekulasi menyakini di tahun 2015 mendatang. Jadi gamer PC, Anda boleh riang menyambut berita ini, tentu saja – sembari menambah ekstra kesabaran.



Sumber : Jagatplay.com


OculusRift1
Diyakini sebagai masa depan industri game yang selama ini sudah dinantikan, kehadiran Oculus Rift tentu saja menjadi momen yang sangat dinantikan. Tak ubahnya pemenuhan mimpi film-film science fiction ternama di masa lampau, Oculus Rift kini menjadi ujung tombak untuk menghasilkan sensasi virtual reality yang sebenarnya. Terlihat menjanjikan memang, melihat komitmen dan konsistensi sang developer – Oculus VR yang terus menyempurnakan teknologi yang ada untuk memenuhi standar kualitas jempolan. Beragam dukungan dari pengembang perangkat lunak juga sudah diklaim oleh Rift. Namun kembali ke pertanyaan klasik, mungkinkan teknologi ini akan bisa kita nikmati sebagai konsumen di kelas tengah dan bawah? Harapan tersebut masih terbuka lebar.
Menegaskan kembali arah pengembangan yang sudah mereka tentukan sejak awal, sang creator – Palmer Luckey kembali menegaskan bahwa Oculus Rift tetap akan ditawarkan dalam harga yang rasional dan terjangkau, atau meminjam istilah yang ia gunakan, tidak akan memaksa Anda merampok bank terdekat hanya untuk mendapatkan headset VR ini.
Harganya sendiri memang belum ditentukan, namun Luckey menyatakan bahwa ia tidak pernah berniat membangun Oculus Rift sebagai mainan yang eksklusif hanya untuk orang kaya atau sekedar alat uji coba. Oleh karena itu, usaha untuk menerapkan harga yang rasional tetap menjadi tujuan utama. Oculus VR sendiri sempat bermimpi menjadikan USD 300 sebagai standar harga.

Oculus VR kembali menegaskan komitmen mereka untuk memastikan Oculus Rift tetap terjangkau. Sang kreator - Luckey bahkan menyebut, ia memang tidak pernah berniat membuatnya sebagai "mainan eksklusif orang kaya".
Oculus VR kembali menegaskan komitmen mereka untuk memastikan Oculus Rift tetap terjangkau. Sang kreator – Luckey bahkan menyebut, ia memang tidak pernah berniat membuatnya sebagai “mainan eksklusif orang kaya”.
Mengapa harus dalam harga yang terjangkau? Ini tentu saja untuk mendukung kelangsungan hidup jangka panjang Oculus Rift. Luckey percaya bahwa barang mahal dengan peminat sedikit hanya akan memicu konsekuensi negatif – kekurangan konten yang menarik. Seperti layaknya sebuah lingkaran setan, kurangnya konten membuat peminat semakin sepi, dan pada akhirnya, akan mematikan sebuah produk.

Oculus Rift memang bukan satu-satunya pesaing headset VR saat ini, mengingat Sony dan Valve juga dirumorkan akan meluncur perangkat yang serupa. Bagaimana dengan Anda sendiri? Dalam range harga seperti apa Anda akan melihat Oculus Rift sebagai barang yang “terjangkau”?

Sumber : Jagatplay.com


"Awesome" sebuah kata yang menggambarkan game ini menurut saya, game yang di buat oleh Konami yang di developeri oleh Kojima Production dan PlatinumGames merupakan game yang bergenre action hack and slash hampir mirip dengan Devil May Cry, tetapi game ini lebih bertema kan modern ataupun robotic sesuatu yang membuat saya sangat sangat tertarik, dan grafiknya yang menurut saya di atas rata - rata adalah nilai plus. pada awalnya game ini sepeti angan - angan saja bagi saya karena game ini hanya untuk konsol Xbox 360 dan PlayStation 3, tetapi karena kemurahan hati Hideo Kojima game ini di buatkan veri PC yang katanya lebih baik dalam segi grafis dibandingkan konsol PS 3 dan Xbox 360.
Metal Gear Rising : Revenge ini menceritakan seorang manusia setengah robot bernama Raiden yang bekerja di salah satu tentara private yang disebut Maverick Security, suatu hari ia ditugaskan untuk melindungi presiden Afrika N'Nani yang pada akhirnya ia gagal menjalankan tugasnya karena bertemu dengan organisasi Desperado yang berbahaya dan merencanakan sesuatu yang misterius, Raiden kalah telak dengan seseorang anggota Desperado yang sangat kuat, tapi karena sebuah keberuntungan Raiden tidak mati dan diperbaiki oleh teman - temannya dari Maverick Security, jadilah Raiden yang lebih kuat dari sebelumnya. Kemudian cerita game dilanjutkan dengan misi balas dendam Raiden terhadap organisasi Desperado dan masih banyak lagi cerita di balik game ini, penasaran? coba saja mainkan game ini..

Screen Shoot :
Metal Gear Rising Revengeance RELOADED

Metal Gear Rising Revengeance RELOADED
Metal Gear Rising Revengeance RELOADED
Metal Gear Rising Revengeance RELOADED
Metal Gear Rising Revengeance RELOADED
Metal Gear Rising Revengeance RELOADED

Trailer :

Spesifikasi minimum :
OS: XP or Vista or 7 or 8
Processor: Intel Core i5 2400
Memory: 2 GB RAM
Graphics: Nvidia Geforce GTS 450
DirectX: Version 9.0c
Hard Drive: 25 GB available space
Sound Card: DirectX compatible sound card

Recommended:
OS: XP or Vista or 7 or 8
Processor: Intel Core i7 3770
Memory: 4 GB RAM
Graphics: Nvidia Geforce GTX 650
DirectX: Version 9.0c
Hard Drive: 25 GB available space
Sound Card: DirectX compatible sound card

Mau download? Klik link di bawah ini :
Download : Klik Disini (Link Download dari Linksfu.com)


Tampilan Windows 8.1. (Foto: Abcnews)
Tampilan Windows 8.1. (Foto: Abcnews)

JAKARTA - Microsoft resmi memperkenalkan sistem operasi pembaruan Windows 8, yakni Windows 8.1, serentak di seluruh dunia. Namun apakah para pengguna sebegitu perlu melakukan upgrade OS ke Windows 8.1?

Microsoft Indonesia memperkenalkan dan sedikit melakukan demo tentang apa saja hal baru dan kelebihan apa yang bisa didapatkan dari Windows 8.1 ini di Jakarta, Jumat (18/10/2013).

Perbedaan yang pertama kali tertangkap pandangan mata tentu saja antarmuka baru dari Windows 8.1. Meski tak memiliki banyak perbedaan dengan OS pendahulunya, tampilan awal Windows 8.1 memiliki peningkatan dari segi aplikasi.

Pengguna bisa mengostumisasi Tiles yang ada pada antarmuka lebih spesifik, aplikasi yang secara otomatis meng-update secara terus menerus, serta rekomendasi mesin pencari Bing untuk aplikasi terbaru.

Tak ketinggalan, Microsoft juga menyediakan aplikasi built-in terbaru seperti Facebook for Windows 8.1, Hulu Plus, Netflix, NOOK, Adobe Photoshop Express dan lain lain. Aplikasi yang sudah terinstal secara otomatis ini tentunya sangat memudahkan pengguna agar tidak repot-repot mengunduh dan instal suatu program.

Di Windows 8.1, Microsoft juga meningkatkan kemampuan untuk multi tasking program. Tak sekadar menjalankan beberapa program secara bersamaan, tapi menampilkan hingga empat program dalam satu layar yang sama. Namun hal ini tergantung dimensi layar perangkat pengguna. Dalam demo yang dilakukan, terbukti perangkat bisa menampilkan program edit foto sembari membaca email.

Hal menarik lain yang diperkenalkan oleh Microsoft di Windows 8.1 adalah sistem sinkronisasi. Sinkronisasi ini sama halnya dengan pengguna perangkat Apple yang bisa membagi file dari komputer Mac dengan iPhone, iPad atau Mac Book. Windows 8.1 juga mensinkronisasikan perangkat yang memiliki sistem operasi yang sama. Hebatnya, sistem ini bisa dilakukan pada perangkat yang baru saja dibeli.

"Jadi kalau saya sudah punya tablet dengan OS Windows 8.1, ketika membeli smartphone Windows Phone, smartphone itu akan sudah terinstal berbagai aplikasi dan sudah ada file-file saya," kata Bussines Group Head Windows Division Microsoft Indonesia Lucky Gani.


Dan bagi perangkat berkamera, sistem operasi Windows 8.1 bisa mengubah kamera tersebut memiliki kemampuan yang bisa membaca gestur tubuh penggunanya. Tepat, tak ubah Kinnect di konsol game Xbox One.

FinalFantasyXV1
PC memang harus diakui, selalu menjadi anak tiri, apalagi jika kita membahas game-game dengan genre JRPG. Hampir sebagian besar game RPG Jepang ini selalu diluncurkan untuk konsol dan handheld, tanpa pernah melihat PC sebagai pasar potensial yang menarik untuk dilirik. Tren ini sendiri tercermin jelas dari sepak terjang salah satu nama JRPG di industri game – Final Fantasy. Terlepas dari beberapa seri lawas seperti seri VII dan VIII yang akhirnya mendapatkan proses port ke platform gaming yang satu ini, sebagian proyek HD Remaster dan seri terbarunya – seperti FF XIII dan XV, lebih cenderung menetap di konsol. Apakah ini berarti gamer PC tidak akan pernah berkesempatan mencicipi seri FF terbaru? Tenang saja, harapan masih terbuka lebar.
Ketertarikan untuk meluncurkan seri Final Fantasy terbaru di masa depan untuk PC diluncurkan dari mulut sang director sendiri – Yoshinori Kitase. Dalam wawancaranya dengan Eurogamer, Kitase mengungkapkan ketertarikannya untuk menjadikan PC sebagai pasar Final Fantasy yang utama. Alasannya? Karena sebagian besar game FF memang dibangun di PC dan berjalan dengan baik di sana, seperti yang terjadi di FF XIII. Namun Kitase juga menjelaskan alasan mengapa pada akhirnya, seri ini hanya meluncur untuk konsol saja.
Kitase mengaku, bahwa jika melihat dari performa dan teknologi yang ditawarkan, bukan sesuatu yang sulit bagi Square Enix untuk mengembangkan Final Fantasy untuk PC. Namun ada dua alasan yang akhirnya membuat Kitase selalu mengurungkan niat ini: potensi pasar dan tentu saja – keamanan. PC dianggap sebagai pasar yang belum cukup potensial untuk disinggahi Square Enix terutama terkait jumlah basis fans Final Fantasy di sana. Sementara keamanan, seperti yang bisa diprediksi, berkisar soal pembajakan yang memang terhitung marak.
Yoshinori Kitase mengungkapkan ketertarikannya untuk menjadikan PC sebagai salah satu platform utama untuk rilis seri Final Fantasy di masa depan.
Yoshinori Kitase mengungkapkan ketertarikannya untuk menjadikan PC sebagai salah satu platform utama untuk rilis seri Final Fantasy di masa depan.
Walaupun demikian, melihat fakta bahwa ada begitu banyak kawasan dan negara dimana sebagian besar gamer sangat mengandalkan PC sebagai platform utama, Square Enix mulai menimbang ulang persepsi ini. Apalagi mengingat keinginan mereka untuk memastikan Final Fantasy dapat dinikmati di setiap negara di dunia dan untuk sebanyak mungkin gamer yang ada. Hal ini juga didukung dengan respon positifyang didapatkan Square Enix ketika meluncurkan Final Fantasy VII dan VIII ke PC.
Jadi, apakah ini berarti Final Fantasy XV yang sebelumnya diumumkan untuk Playstation 4 dan Xbox One, juga akan meluncur ke PC? Kitase tidak memberikan konfirmasi apapun. Ia mengaku PC masih menjadi platform yang “asing” bagi Square Enix, dimana mereka tidak punya banyak pengalaman di pasar yang satu ini. Walaupun demikian, ia menegaskan, jika mereka sudah mulai mengerti strategi, tata cara, dan mengumpulkan pengalaman yang cukup di pasar yang satu ini, mereka akan sangat tertarik untuk mewujudkannya.

Jadi, gamer PC, jika Anda termasuk salah satu yang sangat menginginkan Final Fantasy XV, Kingdom Hearts atau mungkin seri-seri selanjutnya menjadikan PC sebagai platform rilis utama, Anda tampaknya mulai harus membuktikan bahwa PC memang pasar potensial yang sangat menguntungkan untuk Square Enix. Bagaimana caranya? You know what to do..


Sumber : Jagatplay.com

Titanfall Beta - JagatPlay (53)
Salah satu masa beta terbaik di pasaran, kalimat yang satu ini tampaknya tepat untuk menggambarkan keseluruhan pengalaman yang ditawarkan Respawn dan EA lewat Titanfall. Walaupun berlangsung dalam waktu yang sangat singkat, salah satu proyek next-gen yang sangat diantisipasi di tahun 2014 ini berhasil membuktikan sebagian besar klaim yang ada. Berhasil membentuk identitas FPS uniknya sendiri, medan pertempuran yang menawarkan mecha serta integrasi mode multiplayer – single player dalam satu ruang ini memang tampil memesona. Namun bukan sekedar dari sisi mekanik saja, Respawn juga membuktikan bahwa mereka siap untuk menangani animo masif yang ada.
Selama 4 hari menjalani masa beta, Titanfall memang terhitung bebas masalah. Tidak seperti masa beta atau bahkan versi penuh game online lain dengan ketidaksiapan server di peluncurannya, Titanfall berhasil memfasilitasi rasa penasaran gamer. Dalam wawancaranya dengan situs gaming – Polygon, Abbie Heppe dari Respawn mengkonfirmasikan bahwa masa beta Titanfall berhasil menjaring lebih dari 2 juta gamer di seluruh dunia, baik yang memainkannya via PC maupun Xbox One.
Respawn mengkonfirmasikan masa beta Titanfall berhasil menjaring lebih dari 2 juta gamer di seluruh dunia, baik yang memainkannya via Xbox One maupun PC. Kurang lebih ada 10 masalah krusial yang ditemukan dan akan dibenahi di full version.
Respawn mengkonfirmasikan masa beta Titanfall berhasil menjaring lebih dari 2 juta gamer di seluruh dunia, baik yang memainkannya via Xbox One maupun PC. Kurang lebih ada 10 masalah krusial yang ditemukan dan akan dibenahi di full version.
Selama proses ini, Respawn berhasil menemukan lebih dari 10 masalah krusial yang harus mereka benahi sebelum versi final nantinya. Sementara untuk versi Xbox One, Titanfall beta membuktikan kemampuan komputasi Xbox Live yang bisa diandalkan, tanpa masalah yang benar-benar fatal.

Titanfall sendiri rencananya akan meluncur pada 11 Maret 2014 mendatang, untuk PC, Xbox 360, dan tentu saja – Xbox One. Bagaimana dengan Anda yang sempat mencicipi masa betanya? Apakah Anda menikmatinya?

Sumber : Jagatplay.com